Wednesday, 31 December 2014

Pray For Air Asia QZ8501


Ransel Ijo +62 – Duka di Penghujung Tahun 2014 ini benar – benar membuat gw tersentak. Air Asia mengalami musibah dengan jatuhnya pesawat dengan nomer penerbangan QZ8501 di sekitaran laut Selat Karimata. Musibah ini benar – benar membuat CEO Air Asia Tony Fernandes terpukul. Maskapai yang menjadi idola para Backpacker ini berduka. Dari musibah – musibah yang menimpa pesawat – pesawat yang ada sebelumnya dari maskapai lain. Mungkin ini duka yang paling sangat membuat hati gw sedih. Gw gak bisa membayangkan bagaimana jika gw menjadi salah satu korban dari jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 ini. atau bagaimana perasaan gw jika salah satu penumpanganya adalah keluarga gw.
Emosional gw terbawa – bawa dengan adanya musibah ini. musibah yang datang secara tiba – tiba pada Minggu pagi, 28 Desember 2014. Dihari terakhir libur panjang setelah Natal. Alhamdulillah pesawat Air Asia QZ8501 telah di temukan Rabu, 30 Desember 2014. Sebuah titik terang yang mampu menjadi harapan untuk menemukan semua penumpang yang berada dalam pesawat tersebut.
Buat gw backpacker pemula, perjalanan naik pesawat belum pernah gw rasakan. Perjalanan gw lebih sering menggunakan kendaraan umum melalui perjalanan darat. Untuk saat ini gw  dan 2 orang teman udah mengantongi tiket pesawat dengan maskapai Air Asia tujuan Kualalumpur Malaysia. Sebagai orang awam yang belum pernah naik pesawat gw merasa takut jika mesibah pesawat Air Asia QZ8501 akan menimpa gw dan temen – temen gw. 
Air Asia QZ8501
 Gw berharap itu tidak terjadi pada penerbangan gw entar bersama temen – temen gw. Jatuh pesawat Air Asia QZ8501 bukan berarti membuat gw memutuskan untuk tidak terbang dengan maskapai ini dan menggantinya dengan naik maskapai lain. Gw berpikiran positif dengan musibah yang terjadi pada pesawat Air Asia QZ8501 ini bahwa semua telah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa.
Kejadian ini membuat kita semua berpikir bahwa Allah SWT punya kuasa atas semua ini. untuk itu kita harus selalu mengingatNya dimana pun dan dalam kondisi apapun. Gw berdoa semoga musibah ini membuat kita semua sadar akan kebesaran Allah SWT, dan untuk keluarga korban penumpang pesawat Air Asia QZ8501 diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah yang terjadi ini.
Dan untuk para backpacker selalu lah mengingat Tuhan dimana pun kita berada. Sebuah perjalanan pada akhirnya akan membawa kita pada 1 tujuan akhir yakni kembali padaNya. Untuk itu sebelum perjalanan itu berakhir ada baiknya mempersiapkan segalanya seperti saat kita mempersiapkan sesuatu pada saat kita akan memulai perjalanan sebagai seorang backpacker.
Sekali lagi mari kita berdoa agar seluruh penumpang pesawat Air Asia QZ8501 yang menjadi korban diterima disisiNya.AMIN.

2 comments:

  1. Aamiin..

    Malang memang gak bisa ditolak, siapapun gak pernah berharap dapat musibah seberat itu. Akupun ngerasa deg-degan sebab sehari sesudah kejadian itu aku harus terbang walo bukan menggunakan AA. Rasanya tetep aja cemas Lia, walo udah terbang untuk kesekian kalinya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mol,,karena sepertinya sudah menjadi kebiasaan setiap pergantian tahun selalu ada saja musibah yg merenggut banyak nyawa tapi itu semua sudah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa. soal kematian itu udah pasti mau naik pesawat atau naik kendaraan apapun jika ajak sudah ditentukan pada dasarnya kita gk bisa menghindar lagi. kebetulan aja pesawat air asia sekarang kena musibah.

      Delete