Monday, 2 March 2015

Objek Wisata Gunung Pandan Kabupaten Aceh Tamiang

Ransel Ijo +62 – Yee....Hai Jpeople, apa kabar nih??? Udah bulan Maret aja nih ya. Buat yang ulang tahun di Maret 2015 ini gw ucapin selamat ulang tahun deh. Nah karena udah ulang tahun ada baiknya kado ulang tahunnya jalan – jalan ke tempat wisata kayak gw ini. Kemarin gw habis jalan – jalan ke nih sob. But karena terlalu sibuk gw baru bisa posting ceritanya sekarang.
Pas Imlek , Kamis 19 Februari 2015. Gw dan beberapa temen kantor jalan – jalan ke Objek Wisata Gunung Pandan Kabupaten Aceh Tamiang. Tadinya gw pikir kita semua bakalan manjat gunung dan makan – makan di atasnya. Ternyata GunungPandan ini hanyalah sebuah nama untuk objek wisata pemandian gitu kayak di Bukit Lawang sob. Gw sendiri juga baru tahu. Kita semua berangkat menggunakan Bus Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang biasa dipakai buat antar jemput anak sekolah. Dan kali ini kita sewa buat jalan – jalan ke Gunung Pandan.
Untuk menuju Objek Wisata Gunung Pandan sendiri akses jalannya sama kayak waktu 3 tahun lalu gw berkunjung ke Wisata Air Terjun 7 Tingkat Simpang Kiri. Letaknya gak jauh dari lokasi Wisata Air Terjun 7 Tingkat Simpang Kiri. Bedanya kita akan melewatinya saat akan menuju Objek Wisata Gunung Pandan.

Suasana kota Kualasimpang pada saat perayaan Imlek 19 Feb 2015

Pemandangan jalan lintas Sumatera menuju Gunung Pandan Kab. Aceh Tamiang

Jalanan tanah yang harus kami lewati untuk sampai ke Gunung Pandan

Salah satu jembatan yang Kiri adalah jembatan baru menggantikan jembatan tuan yang ada disebelahnya


Santapan yang dibawa untuk mengisi perut selepas mandi di Gunung Pandan


Objek Wisata Gunung Pandan sendiri berada dikawasan rumah penduduk di Desa Selamat Kecamatan Tenggulun Kabupaten Aceh Tamiang. Dan termasuk objek wisata yang masih tergolong baru. Gak Cuma Gunung Pandan aja tapi ada juga Kuala Paret yang juga menjadi objek wisata yang lagi happening dikalangan warga Kabupaten Aceh Tamiang. Dari foto temen gw yang berkunjung ke Kuala Paret , terlihat kalo objek wisata ini sama dengan Objek Wisata Gunung Pandan sob. Sama – sama berupa aliran sungai yang dipenuhi bebatuan dengan pemandangan alam hutan lebat disekelilingnya. Kali ini gw berkesempatan buat mengexplore Wisata Gunung Pandan. Maybe next time bisa ke KualaParet juga.
Berangkat pukul 09.45 WIB dari kota Kualasimpang, gw dan rombongan menempuh perjalanan lebih kurang 2 jam. Sebenarnya perjalanan ini bisa lebih singkat lagi menjadi 1 jam kalo aja kondisi jalannya bagus. Tapi faktanya kondisi jalannya masih sama kayak dulu pas gw ke Wisata Air Terjun 7 Tingkat Simpang Kiri. Jalanan yang harus gw lewatin pun masih sama kayak dulu. Masih jalanan berupa tanah berbatu dan berlubang dimasing – masing sisinya. Ada 1 yang berubah pas gw kesana sob. Dulu ada sebuah jembatan tua yang terbuat dari rangkaian besi dan kayu sebagai alasnya kini udah dibangun jembatan yang baru disebelahnya kontruksi beton. Terakhir gw melintas di jembatan ini tuh udah lumayan parah. Tinggal ambruk aja lagi sob.  Sepanjang perjalanan Cuma bisa melihat pemandangan perkebunan kepala sawit milik sebuah perusahaan sawit terbesar di Aceh Tamiang.  Makin jauh masuk kedalam makin kerasa suasana hutannya sob. Gak lama setelah itu bus yang gw tumpangi memasuki kawasan rumah penduduk di Desa Simpang Kiri Kecamatan Tenggulun. Ketika bus kami melewati kawasan pemukiman ini, banyak warganya yang memerhatikan kami semua dengan seksama. Mungkin mereka heran kali ya ngelihat kami orang kota yang jauh – jauh datang ke ke kampung mereka buat bisa berwisata alam. Secara dikota Kualasimpang, kita semua terutama gw Cuma bisa ngelihat bentangan Sungai Tamiang doang. Semakin mendekati lokasi wisata, jalanan yang kami lewati makin sempit sob. Dan laju bus pun harus dipelankan. Beberapa belokan kami lewati disertai dengan penunjuk arah yang jelas tertulis menuju Lokasi Wisata Gunung Pandan. Dan alhamdulillah bus pun tiba di pintu masuk Wisata Gunung Pandan yang hanya berupa jalanan kecil yang disekelilingnya ditumbuhi pepohonan kelapa sawit. Nyaris mendekati lokasi, bus kami dicegat oleh beberapa anak muda yang menghadang dari sisi depan dan samping kiri kanan bus. Mereka meminta kepada kami uang kebersihan sebagai uang masuk ke Wisata Gunung Pandan. Tarifnya sebesar 10 – 50 ribu rupiah per orang. Bus kami sempat berhenti 5 menit lamanya hingga pada akhirnya bus kami disuruh masuk duluan oleh seseorang yang sedang bernegosiasi dengan pemuda setempat. Flashback lagi waktu berkunjung ke Wisata Air Terjun 7 Tingkat Simpang Kiri. Gw dan temen – temen waktu itu diminta membayar uang masuk sebesar Rp.3.000,- dan uang parkir yang lumayan mahal untuk sebuah sepeda motor. Sementara pas udah bayar gitu kita gak dapet tiket atau tanda masuk. Sebenarnya sih wajar kalo Objek Wisata alam ini untuk biaya masuk dan segala macamnya menjadi mahal. Toh disana belum ada fasilitas yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Untuk urusan jalan aja masih harus lewat jalan tanah berbatu dan berlobang. Menurut yang gw dengar sih. Jalan menuju tempat wisata yang ada di Kawasan Kecamatan Tenggulun ini harus berbagi dengan jalan yang dilalui oleh truk – truk milik perusahaan kelapa sawit yang notabene bekerja mengangkut hasil perkebunan mereka. Masing – masing dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan Perusahaan bersangkutan gak ada yang mau mengalah untuk membangun jalan yang menjadi akses menuju tempat wisata ini. Ditambah lagi makin banyaknya wisatawan yang sebagian besar adalah warga Kabupaten Aceh Tamiang yang makin banyak aja berkunjung ke tempat wisata yang berada di kawasan rumah penduduk yang mau gak mau akan menimbulkan permasalahan baru. Yakni banyaknya sampah yang dihasilkan dari aktifitas wisata yang mereka lakukan disana.  Jadi gak heran banyak dari warga setempat yang menjadi petugas dadakan untuk meraup keuntungan dari banyaknya wisatawan yang datang. Dengan menetapkan tarif gak resmi semau mereka. Kalo aja objek wisata ini dikelola dengan baik kan bisa menjadi salah satu Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Aceh Tamiang.


Objek Wisata Pemandian Gunung Pandan

Pengunjung yang mulai berdatangan dan menyeberangi sungai

Pemandangan anak sungai di Gunung Pandan

Kegiatan mandi dan santap siang


Turun dari bus yang gw lihat Cuma aliran sungai dengan arus yang tenang dan panjang serta berkelok. Dan juga adanya banyak bebatuan kecil yang tampak dengan jelas karena kondisi air yang bening. Sebagian air tampak bewarna biru menandakan kedalaman air yang cukup dalam. Menurut gw sih Objek Wisata Gunung Pandan ini gak terlalu menarik. Kalo boleh jujur Wisata Air Terjun 7 Tingkat Simpang Kiri lebih bagus dari Objek Wisata Gunung Pandan. Gw sendiri juga gak tau dari mana asal nama Gunung Pandan. Karena setahu gw gak ada gunung di Kabupaten Aceh Tamiang.  So far sih tempat ini bersih pas pertama kali  tiba. Tapi pas pulangnya sampah udah pada berserakan dimana – mana. Makin banyak pengunjung makin banyak sampahnya sob. Sebagian pengunjung yang sadar ama kebersihan gw lihat pada nyiapin kantong plastik khusus buat nampung sampah buat dibawa balik. Sebagian lagi membuangnya sembarangan. Sejauh mata gw memandang gw gak nemuin adanya fasilitas tong sampah disekitaran sungai maupun diparkiran. 

Anak Sungai di Gunung Pandan



beberapa batu yang di kumpulin sama anggota tour, katanya mau diasah buat dijadiin cincin

Makin sore makin rame


Pemandangan dari atas tempat parkir

Penyewaan ban untuk renang

Tempat parkir yang dipenuhi banyak sampah pengunjung


Jalanan sempit yang dilewati pada saat kami pulang

Perbukitan yang ditanami perkebunan sawit

Pemandangan jalan saat akan pulang

Seorang remaja yang sedang melompat ke air


Kegiatan gw setibanya disana gak terlalu banyak sob. Cuma mandi bentar ngerasain air yang bener – bener dingin banget sob. Terus makan – makan bareng rombongan. Terus berendam lagi. Berhubung kali ini gw gak ditemani Siti Hajar yang lagi ada seminar dikampusnya jadinya gw berpetualang sendiri dan gak banya tempat yang bisa gw explore dari Objek Wisata Gunung Pandan ini sob. Rata – rata pengunjung yang datang banyak menghabiskan waktu dengan berenang, mancing dan juga berseluncur dengan ban karet yang disewakan penduduk setempat. Karena arusnya tenang maka Objek Wisata Gunung Pandan cocok buat anak – anak kecil buat main air. Sempat juga ada beberapa orang dewasa yang sibuk mencari batu didalam air. Cause kan nih lagi happening banget batu cincin jadi mereka pada gila nyari batu disana. Kayak jaman batu aja deh pada nyari batu.
Oke sob, sekian postingan dari gw tentang Objek Wisata Gunung Pandan. Kalo boleh gw kasih nilai nih dari 1 sampe 10 maka Objek Wisata Gunung Pandan gw kasih nilai 7. Cukup bagus lah. Harapan gw sih semoga Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bisa lebih serius lagi mengelola aset wisata alam ini. Toh kalo dikelola dengan baik kan bisa menjadi PAD Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Sebelum digarap sama pihak swasta. Sayang kan objek wisata alam ini Cuma dibiarin gitu aja tanpa ada campur tangan pemerintah. Kalo objek wisata yang ada di Kawasan Tamiang Hulu ini dikenal oleh orang banyak termasuk orang dari luar Provinsi Aceh, toh yang bangga kan Masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang juga. Ya gak ????

18 comments:

  1. gila, jadi pengen kesana.
    ternyata aceh menyimpan tempat wisata yang menarik ya. jul.
    ternyata pegunungan nggak kalah menariknya dengan pantai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya jar,,,kadang kalo jalan2 ke tempat wisata alam gini pikiran jadi lebih fresh dan gampang dapet inspirasi buat nulis hal2 positif

      Delete
    2. betul itu jul, emang kayak gitu kalau pengen cari inspirasi nulis yang positif. kapan kapan kalau aku kesana. temani ya kesana. :)

      Delete
    3. boleh boleh boleh,,ditunggu ya kedatagan di Bumi Serambi Mekkah,,,specialnya di Bumi Muda Sedia ^_^

      Delete
  2. Kak tu gunung nya gk bisa di naikin ampe puncak ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa dek tapi agak ektrem manjatnya. boleh dicoba juga nanti kalo kesana lagi :)

      Delete
  3. halo, ya semoga pemerintah daerah aceh tamiang sendiri dapat mengelolanya dan menjadikan objek wisata gunung pandang sebagai suatu aset yang bernilai, dan tidak diabaikan begitu saja, serta dapat di eksplor lagi keindahan yang tersimpan didalamnya, tanpa mengabaikan asas kelestarian hutan tersebut.

    salam rimbawan

    ReplyDelete
    Replies
    1. halo juga Dikky salam rimbawan juga ya :)
      moga aja harapan kamu dan saya bisa didengar sama pemangku jabatan ya biar aset wisata ini bisa dikembangkan.

      Delete
  4. Foto fotonya Kurang meng expose aliran sungainya,, padahal di atas nya lebih oke lagi aliran airnya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks utk kritiknya,,berhubung fasilitas yg kurang memadai untuk bisa mendaki jauh ke atas sana maka saya memutuskan untuk menikmati yg dibawah saja. saya gak mau ambil resiko jatuh dan membahayakan diri saya sendiri mengingat tidak adanya tenaga medis yg standby di spot wisata Gunung Pandan :) ,,gimana kalo kamu aja yg melanjutkan untuk mengexpose aliran sungainya :) ???

      Delete
  5. tlng petunjuk jalan mulai simpang semadam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke entar di take plang nama penunjuk jalannya bg andry

      Delete
  6. ada juga yang lainnya nich:

    http://wisataacehtamiang.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
    Replies
    1. oke bang indera,,saling sharing kita ya untuk wisata aceh tamiang :) . thanks udah berbagi link blognya.

      Delete
  7. Alhamdulillah kampung halaman ku masih Asri,
    Semoga Gunung pandan tetap ramai sepanjang masa
    Aamiiin........

    ReplyDelete
  8. Bagus juga sihh..lumayan sejuk ngeliatnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sejuk banget dan bisa dicoba datang kesini kapan-kapan ya andi.

      Delete