Tuesday, 16 February 2016

Putrajaya Yang Mengagumkan



Ransel Ijo +62 -  Siapa yang gak senang sih perjalanannya ditemani cuaca yang cerah. Kayak perjalanan dihari terakhir gw ini sob. Cuaca yang cerah seolah tahu kalo hari ini gw senang banget bisa berkeliling Putrajaya bersama 2 teman baru. Kali ini kak Haziqah mengendari mobilnya memasuki areal dataran merdeka. Spot dimana beberapa spot wisata di Putrajaya berada. Dataran merdeka ini seperti alun – alunnya Putrajaya sob. Kalo dilihat dari atas langit alun – alunnya berbentuk bulatan bunga dengan tiang bendera berada ditengahnya. Bendera Malaysia pun berkibar semarak diatasnya. Dikelilingi gedung – gedung yang menjadi icon wisata membuat dataran merdeka ini menjadi pusat keramaian dari para turis yang datang ke Putrajaya. Seperti gw dan Tamina. Tampak dari jauh gedung Perdana Menteri Malaysia yang berbentuk kubah mesjid menarik pandangan gw untuk mendekat kesana. Tapi gw dan yang lainnya gak bisa masuk ke dalam karena siapa pun dilarang masuk ke dalam gedung Perdana Menteri.

Aksi kak Haziqah dan Tamina

Puas melihat – lihat gedung tersebut kami pun berjalan menuju Mesjid Putra berwarna merah yang berada disisi kanan dataran merdeka. Disini lah pusat keramaian yang sebenarnya sob. Turis dari berbagai suku bangsa berebut untuk bisa masuk kedalamnya. Untuk bisa masuk kedalam areal mesjid loe wajib mengenakan jubah merah bertuliskan Mesjid Putra. Jubah ini ukuran besar sob. Dan untuk memakainya loe gak dikenakan biaya sepeser pun. Ketika loe memasuki pintu gerbang mesjid loe bakalan diarahin ke sebelah kanan didekat area Information. Disebelahnya terdapat konter peminjaman jubah. Udah kayak ruang ganti kostum gitu sob. Loe cukup bilang aja mau pake jubah dan seorang wanita paruh baya yang berjaga disana. Enaknya lagi loe bakalan dapetin jubah yang baru. Sementara jubah yang selesai digunakan oleh orang lain akan dipilah untuk disisihkan. Karena ukurannya yang gede membuat kami yang memakainya tenggelam didalamnya. Untuk memakai jubah ini loe gak perlu melepas pakaian yang loe pakai. Cukup langsung loe kenakan aja sob. Kayak yang kami bertiga pake ini.  Setelah itu loe boleh berkeliling area mesjid tapi tidak masuk sampai kebagian paling dalam karena hanya diperuntukan untuk orang – orang yang ingin beribadah saja.


Arsitektur Mesjid Putra sangat menawan. Terletak diantara danau Putra dan Wawasan Bridge semakin menambah indah Mesjid ini.  Kami gak terlalu lama berada disini. Mengingat waktu udah menunjukkan hampir pukul 12 siang waktu Malaysia. Selesai dari Mesjid Putra gw diajak berkeliling lagi mengitari Putrajaya. Menyambangi gedung – gedung pemerintahan yang tertata apik disatu pusat. Disini semua gedung pemerintahan saling bertetangga. Tak ada kawasan pemukiman ditengah gedung kantor pemerintahan. Berhubung hari minggu suasana perkantoran sepi.
 Dan jalanan pun lengang. Gak ada macet disini sob. Bahkan dengan suasanan jalanan yang sepi ini saja beberapa pengendara tetap patuh dengan aturan lalu lintas dengan tetap berhenti ketika lampu merah meski pun gak ada kendaraan yang melintas didepannya. Salut gw. Kapan kita bisa patuh dengan peraturan ?? kalo pola pikir kita berubah mungkin motto PERATURAN DIBUAT UNTUK DILANGGAR udah almarhum sejak lama.
Putrajaya yang lengang berdampingan dengan kabut asap membuat perjalanan gw gak kerasa harus berakhir sob. Next post ya ^_^

0 komentar:

Post a Comment