Monday, 1 August 2016

Panorama Hutan Lindung Kota Langsa



Ransel Ijo +62– Assalammualaikum JPeople....dijawab ya. Yang gak jawab gak masuk surga loh. Gimana nih kabar kalian semua. Masih pada galau nih?? Hadeuh hari gini masih galau?? Kelaut aja udah sono. Dari pada galau mending jalan – jalan kayak gw. Selain bikin hati seneng bisa nambah pengalaman terus awet muda. Kali aja pas jalan – jalan ketemu jodoh ^_^ ,,Amin!!!
Siapa bilang jalan – jalan butuh biaya gede. Kali ini gw bakalan bawa loe ke salah satu lokasi wisata yang masih menjadi favorit warga Kota Langsa. Apalagi kalo bukan Hutan Lindung Kota Langsa. Nama hutan lindung ini makin terkenal setelah insiden robohnya jembatan yang terletak di atas sebuah danau buatan yang berada di dalam hutan pada Januari tahun 2016 ini. Kapasitas jembatan yang hanya mampu menampung maksimal 40 orang membuat membuat jembatan ini dipenuhi pengunjung yang sebagian besar anak muda yang ingin berselfie ria di atasnya. Lagi – lagi karena selfie membuat orang gak menghiraukan bahaya yang mengintainya. Alhasil jembatan ini pun dinaikin lebih dari 40 orang pada saat itu. Dan terjadilah insiden robohnya jembatan tersebut.
Pintu masuk Hutan Lindung Kota Langsa


Mushalla kecil yang berada dipinggir hutan

Pengunjung yang datang bersama keluarga mereka
Oke kita lupain soal insiden tersebut. Kali ini Hutan Lindung Kota Langsa tertata dengan sedikit lebih baik. Jembatan yang semula roboh sudah dibangun ulang dan di cat berbeda yakni warna putih. Dan peringatan maksimal pengunjung yang boleh naik pun ditulis di kedua sisi jembatan yakni maksimal 40 orang. Dan tetep jembatan ini masih menarik minat pengunjung untuk berselfie ria di atasnya namun tidak di serbu banyak orang seperti saat insiden pada waktu lalu. Mungkin udah pada nyadar kali ya. Kalo pun harus berselfie para pengunjung masih bisa bertoleransi untuk menaiki jembatan ini seaman mungkin.
Pas gw datang kesini JPeople , gw paling demen sama fasilitas wifi gratisnya yang bisa di akses tanpa menggunakan password. Asik gak tuh ?? terus loe gak usah khawatir juga repot – repot bawa makanan dari luar sebab disini juga ada beberapa kantin yang menyediakan makan buat para pengunjung. Gak Cuma itu doang. Ada lagi nih fasilitas ibadah berupa mushalla kecil gak jauh dari pintu gerbang masuk Hutan Lindung.
Buat loe yang pertama kali datang kesini gak usah khawatir soal parkir. Karena tersedia lahan parkir yang cukup diluar area Hutan Lindung. Kendaraan pengunjung yang terparkir dijaga oleh beberapa orang tukang parkir. Namun tukang parkirnya gak menggunakan rompi khusus parkir. Tapi kalo loe ragu loe bisa bawa kunci ganda untuk keamanan kendaraan loe sob. Cukup membayar uang parkir yang juga sekaligus sebagai tiket masuk ke dalam hutan sebesar Rp. 2000,- loe udah bisa berwisata didalam hutan lindung yang asri ini.
Danaunya cukup luas sob jadi berhati - hati saat berada disini
Oh ya untuk loe yang belum tahu lokasi Hutan Lindung Kota Langsa. Berikut gw kasih tahu ya sob. Buat loe yang datang dari arah Banda Aceh dan Medan loe masuk aja ke jalan raya Ahmad Yani Kota Langsa. Terus loe belok ke arah jalan dengan papan penunjuk menuju Kolam Mutiara Water Park & STIKES Cut Nyak Dhien Langsa. Jika loe udah menemukan jalan ini loe lanjut aja lurus sampe loe nemenuin tikungan terus ada pertigaan loe belok kiri sob. Udah gitu loe lurus aja ikutin jalanan aspal yang ada entar di ujung jalan loe udah sampe di bagian depan dari Hutan Lindung Kota Langsa. Dan entar disebelah kiri loe bakalan jumpain areal parkir dari hutan tersebut. Kalo ribet loe buka aja google map yaw hihihihihi
Danau buatan di Hutan Lindung Kota Langsa


Keramaian di atas jembatan gantung
Lokasinya yang adem bikin tempat ini gak pernah sepi. Tempat ini cocok banget dipake buat piknik. Tapi saran gw mending loe bawa lotion anti nyamuk soalnya ini kan hutan banyak nyamuknya sob. Jangan sampe sehabis wisata loe malah pulang bawa penyakit. Udah gitu loe gak usah repot – repot bawa tikar karena disini ada yang menyewakan tikarnya. Murah kok Cuma bayar Rp.5000,- doang. Tapi makanannya bawa sendiri dong ya masak mau maka daun doang dihutan. Kalo ribet duduk ditikar loe bisa menggunakan gazebo yang tersebar di beberapa titik disekitar hutan. Ingatya gazebonya gratis.
Saran gw selalu waspada selama loe berwisata jangan terlalu happy banget dikawasan hutan ini. Selalu ingat sama Yang Maha Kuasa. Agar loe selalu dalam lindunganNya. Kok gw jadi ceramah gini yah.
Berwisatalah yang bijak dimana pun itu. Bahaya bisa datang kapan aja. Dan loe mesti waspada itu.
Sekian review gw tentang spot wisata Hutan Lindung Kota Langsa. Kapan – kapan loe bisa main kesini ngebuang galau loe dan menggantinya menjadi perasaan seneng. Buang galau boleh tapi jangan sampe buang sampah ya. Jagalah hutan kita JPeople ^_^
Salam Ransel Ijo +62                                       

10 comments:

  1. lia, luasnya seluas apa?, pengen banget kesana. kayaknya pengunjung disana menjaga kebersihan disana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk kebersihan sih masih kurang jar.permasalan sampah sama aja kayak tempat wisata lainnya, sampah kurang jadi perhatian karena semua sibuk foto jar. luasnya lumayanlah untuk ruang terbuka hijau yang dipadukan dengan hutan lindung. apalagi lokasinya berhadapan langsung dengan sebuah areal perumahan.

      Delete
    2. hutan alami itu lia?, atau setengahnya sawit?. hemm berarti masalah yang sama ada pada didiri masyarakat dan pengunjung untuk menjaga kebersihan ya, lia

      Delete
    3. alami jar cuma karena disekelilingnya udah ada pemukiman terlebih perumahan kayaknya pohon - pohonnya udah pada rapuh batangnya. dan hutannya berdampingan dengan lahan sawit juga. kalo untuk kebersihan sih sepertinya hampir jadi permasalahan kita semua jar gak cuma disini aja.

      Delete
    4. nasib hutan indonesia, bentar lagi jadi hutan sawit, karet, dan rusun, lia. itu yang kutakuti

      Delete
    5. kita terlalu tamak jar jadi seperti ini terlalu banyak yg hilang karena keegoisan sebagian manusia yg gak mikirin dampak dari pembangunan yg semerawut

      Delete
    6. dan itu lah yang saat ini yang terjadi di indonesia ini, lia. hanya segelintir orang yang benar-benar akan berjuang mempertahankan tanah hutan di negeri yang kita cintai ini

      Delete
    7. mari kita mulai dari halaman rumah kita dan kebun belakang rumah kita sendiri jar ^_^

      Delete
    8. betul lia, heheheheh. lia ada line nggak? atau whatsapp

      Delete
    9. ada jar,,,nanti lia inbox-in di fb ya

      Delete