Wednesday, 14 June 2017

Sistem Transportasi di Putrajaya Malaysia

Ransel Ijo +62 – Hai Jpeople apa kabar?? Kembali gw menyapa kalian di sini buat sharing seputar informasi wisata dan berbagai macam hal yang mungkin bisa jadi referensi loe semua. Kali ini gw mau membahas sistem transportasi negara tetangga. Yakni Malaysia khususnya wilayah Putrajaya. FYI, Putrajaya sendiri merupakan pusat pemerintahan Malaysia. Letaknya gak begitu jauh dari KL. Kalau kalian pernah berkunjung ke Kuala Lumpur kalian pasti akan merasakan hiruk pikuk kota metropolitan layaknya kota Jakarta. Nah Putrajaya sendiri malah kebalikannya. Kalau loe mampir kesini loe bakalan ngerasain kayak gak ada kehidupan disini. Sepi, tenang, adem, kotanya bersih, banyak gedung – gedung tinggi yang tertata apik serta lalu lalang kendaraan dan manusianya bisa dibilang sedikit banget Jpeople.
Kayak yang gw bilang diawal tadi, Putrajaya adalah pusat pemerintahan Malaysia. Disini banyak terdapat gedung – gedung pejabat. Namanya juga pusat pemerintahan segala tata kelola pemerintahan ada disini. Udah jadi kayak komplek perkantoran yang sangat luas. Tahun 2015 gw menjadikan Putrajaya sebagai destinasi dalam trip gw. Awalnya sih motivasi gw datang kesini pengen mengunjungi Taman Saujana Hijaunya. Alhamdulillah berkat searching sana sini gw kesampaian juga mengunjungi Taman Saujana Hijau.
Oh ya buat loe yang datang ke Malaysia biasanya bakalan mendarat di KLIA2 atau KLIA. Tergantung dari maskapai apa yang loe pake. Biasanya sih buat maskapai yang mendarat di KLIA2 adalah maskapai yang Low Cost Carrier (penerbangan dengan harga murah). Dari KLIA2 loe bisa menuju ke Putrajaya dengan menggunakan KLIA Express. Entar loe beli aja tiketnya di konter KLIA Express gak jauh dari pintu kedatangan. Untuk harga tiketnya loe bisa cek di https://www.kliaekspres.com/plan-buy/fares-passes/. Terakhir gw cek harganya udah naik. KLIA Express sendiri adalah kereta api cepat yang terhubung sampai KL Sentral di Kuala Lumpur. Berikutnya setelah loe naik KLIA Express loe bakalan turun di Stasiun Putrajaya Sentral. Nah disinilah pusat transportasi Putrajaya. Semacam terminalnya gitu. Di Putrajaya Sentral terdapat beberapa moda transportasi. Mulai dari Bus (dalam & luar Putrajaya) , Taksi, dan Kereta Api KLIA Express.
Ini untuk jurusan bus didalam kota Putrajaya


Ini untuk jurusan diluar kota Putrajaya
Putrajaya Sentral menjadi pintu utama buat loe yang mau berkeliling Putrajaya. Disini juga ada bus yang melakukan tur dengan harga tiket 40 RM. Tur ini bakalan membawa loe kebebeapa spot wisata yang menjadi icon di Putrajaya. Loe tinggal duduk manis didalam bus dan entar bakalan dibawa berkeliling dan singgah di spot wisata seperti Mesjid Putra, Wawasan Bridge, Putrajaya International Convention Centre (PICC), Laman Perdana Putra (Kantor Perdana Menteri Malaysia), dll. Gw pernah ikut tur ini tahun 2015. Saat itu gw punya sisa waktu cukup banyak sebelum balik ke Indonesia. Akhirnya dengan sisa ringgit yang ada gw putusin buat ikut tur dengan bus ini. Supir busnya juga bertindak langsung sebagai pemandu wisatanya. Bus tur ini bisa menjadi pilihan buat loe yang mau mengelilingi Putrajaya dengan mudah  dan gak repot – repot gonta ganti bus.
Buat loe yang punya waktu luang dan loe bisa menjadikan Putrajaya sebagai destinasi wajib buat berkunjung ke Malaysia. Loe juga bisa menggunakan bus dengan harga yang lebih murah. Dan menikmati tiap spot wisata dengan santai tanpa harus terburu – buru karena dikejar waktu. Sebelum menuju spot wisata yang diinginkan, loe harus tahu kode dan nomor bus yang bisa membawa loe ke spot wisata yang loe mau di Putrajaya. Semua tertuang jelas di laman web ini http://www.papsb.com.my/putrajaya-sentral. Putrajaya menamai moda transportasi bus mereka dengan nama Bus Nadiputra. Bus ini memiliki banyak kode dan nomor untuk tiap laluan (jurusan) di dalam maupun luar Putrajaya.
FYI, di Putrajaya gak ada nama jalan Jpeople. Semua nama jalan menggunakan sebutan P alias Presint. Nama lain untuk sebutan jalan. Nah setiap kawasan di Putrajaya diberi nama Presint diikuti dengan sebuah nomor. Misalkan saja untuk spot wisata Taman Saujana Hijau yang gw kunjungi berada di kawasan Presint 11. Jadi ingat sebelum loe pusing mau naik bus yang mana ada baiknya loe tahu Presint spot wisata yang mau loe datangin. Setelah loe tahu entar lebih mudah buat bilang ke supirnya loe mau kemana dan turun di presint mana. Kalau gak paham loe bisa kok nanya dibagian informasi yang ada di Putrajaya Sentral untuk tahu bus mana yang bisa membawa loe ke spot yang loe mau. Setelah loe tahu mau naik bus yang mana loe bisa langsung naik bus dari pintu bagian depan. Entar langsung ketemu supirnya loe sebutin loe turun dimana. Terus loe bayar deh harga tiket busnya yang murah banget. Cuma 50 sen ringgit alias setengah ringgit. Jauh deket sama harganya. Tapi ini untuk semua jurusan yang ada di dalam kawasan Putrajaya ya. Kalau diluar kawasan Putrajaya mungkin beda lagi. Sama halnya kayak bus di Singapura dan Malaysia. Kalau loe mau turun loe mesti pencet bel stop yang terdapat didalam bus. Ingat ya turunnya di halte jangan sembarangan. Waktu trip 2015 supirnya sempat bingung dengan letak Taman Saujana Hijau. Karena gw berpedoman sama kantor polisi presint 11 Putrajaya. Gw minta di turunin di depan kantor polisi tersebut. Karena dibelakang gedung kantor polisi itu lah letak Taman Saujana Hijaunya. Gw tahu berkat searching di google map Jpeople. Berhubung kantor polisinya kelewatan beberapa meter gitu akhirnya kita diperbolehkan turun dipinggir jalan bukan di halte. Gw sangat berterimakasih sama si supir yang bisa bahasa Indonesia dengan baik meski logat melayunya gak bisa bohong.
Dari Putrajaya Sentral loe juga bisa naik bus menuju KL Jpeople. Loe lihat aja bus yang parkir dan perhatikan di bagian kaca depannya ada tulisan jurusan Putrajaya Sentral – KL Sentral. Tarifnya gak lebih dari 4 ringgit. Loe cukup naik dan bilang loe mau turun di KL Sentral entar loe harus langsung bayar tiket sama supirnya dan loe dapat tiket berupa kertas yang keluar dari mesin disamping stir supir. Loe simpan tuh tiket. Didalam tiket tertulis harga tiket, tanggal keberangkatan, dan juga jurusan. Namun perlu diingat bayarlah dengan uang pas Jpeople sebab kadang si supir suka gak ada uang kembalian.
Buat loe yang mau menggunakan taksi di Putrajaya Sentral bisa juga kok. Loe tinggal pergi ke konter pemesanan taksi entar loe bayar 3 RM untuk pemesanannya dan loe bakalan di arahkan ke taksi yang sudah mengantri. Yang perlu loe ingat 3 RM itu baru biaya pemesanan taksi, belum termasuk biaya taksinya. Begitu loe dapat taksi loe bisa nego sama supirnya mau pakai argo atau gak. Pandai – pandai nego aja Jpeople.
Pengalaman gw menggunakan taksi di malaysia, waktu itu gw mau ketemuan sama temen gw Teuku Giyas yang kerja disana. Niatnya kita mau jalan – jalan hari itu berhubung gw lagi ada di Malaysia. Yang jadi masalah gw tinggal di daerah Puchong sementara doi ada di Selangor. Kita pun sepakat buat ketemuan di IOI City Shah Alam agar gw mudah bilangin ke supir taksinya mau turun dimana. Dia saranin gw buat gak pake argo. Dari Puchong gw naik taksi dengan nego harga 40 RM. Setelah deal akhirnya supir taksi membawa gw ke tujuan yang gw mau. Temen gw juga nyaranin buat naik taksi yang supirnya itu adalah orang melayu. Jangan naik kalau supir taksinya orang China atau India. Sebelumnya kita berdua bukan mau beda – bedain suku ya. Doi bilang kalau naik sama jenis suku ini suka mahal tarif taksinya dan suka diminta lebih. Jadi buat amannya naik taksi di Malaysia buat orang baru kayak kita lebih baik cari taksi yang supirnya orang melayu. Kebiasaan gw selama di Malaysia kalau naik taksi suka banget duduk di depan pas disamping supir. Biar lebih jelas aja gitu pandangan ke jalan rayanya. Dan kebiasaan semua supir taksi kalau membawa penumpang pastinya sepanjang perjalanan dia bakalan ngajakin kita ngobrol. Sama kayak supir taksi yang gw naikin ini. Banyak hal yang doi tanyain. Gw yang aslinya pendiam jadi cerewet karena sibuk menjawab pertanyaan – pertanyaan si supir. Alhamdulillahnya gw sampai juga di IOI City Shah Alam gw bayar sesuai kesepakatan nego dengan si supir. Dan dia juga gak minta lebih. Bahkan dia menyarankan gw agar berhati – hati.  Dan gak lama pas lagi selfi – selfi temen gw ngejutin gw dari belakang. Kita pun cap cus buat jalan – jalan.
Berikut gw jabarin laluan bus Nadiputra di wilayah Putrajaya. Semoga bisa membantu loe kali aja mau explore Putrajaya sewaktu hari nanti. Gw sangat merekomendasikan Putrajaya sebagai destinasi buat loe selama berada di Malaysia.

Untuk lebih lengkapnya loe bisa mengakses web ini http://www.papsb.com.my/putrajaya-sentral .Oke itu dia informasi seputar sistem transportasi di Putrajaya semoga bermanfaat ya Jpeople. Salam Ransel Ijo +62 ^_^

0 komentar:

Post a Comment