Thursday, 7 May 2015

Trip Singkat Kereta Api Medan – Binjai


Ransel Ijo +62Buat gw naik kereta api bisa dibilang belum pernah. Kalo naik kereta api replika mah sering banget. Berhubung kali ini gw ke Medan lagi jadi gw pun menyelipkan di iten gw buat bisa naik kereta api jalur pendek Medan – Binjai. Siang itu suasana didalam konter tiket sangat ramai. Karena ini pertama kalinya gw masuk ke dalam stasiun jadi agak – agak bingung awalnya. Ada 4 loket kalo gak salah yang buka untuk melayani pembelian tiket. Gw langsung aja antri di loket pertama untuk membeli tiket Medan – Binjai seharga Rp.10.000,- rupiah. Menurut Akbar tiketnya udah naik soalnya bulan Januari 2015 kemarin masih berada di harga Rp.8000,- . imbas kenaikan BBM kalinya jadi tiket kereta juga ikutan naik. Emang kereta api pake bensin ya??
3 tiket tanpa nama pun kami dapat. Gw sempat menanyakan kenapa KTP kami tidak diminta sewaktu membeli tiket. Si kasir bilang gak perlu. Pantas aja tiket kita bertiga gak ada namanya. Dan perbedaab tiket kami hanya berdasarkan pada nomer seri dimasing - masing tiket.   Gw gak tahu sih tapi setahu gw perlu KTP untuk mengetahui nama si penumpang. Kalo gak ada nama gini bisa disalah gunain sama calo Untuk dijual lagi ke orang lain. Gak ngerti juga sih sama system pembelian kereta api di Medan ini.

Our Ticket
Tiket udah didapat saatnya masuk ke peron. Sebelum masuk tiket gw, Akbar dan Ichsan di verifikasi oleh petugas keamanan dengan cap stempel. Lalu begitu masuk kita sempat bingung sebelah mana nunggu keretanya. Setelah Tanya petugas keamanan ternyata kita cukup nunggu aja di pemberhentian kereta nomer 1. Kira – kira 15 menitlah kita nunggunya. Dari tiket yang gw dapet total perjalanan Medan – Binjai itu menghabiskan waktu setengah jam perjalanan. Siang itu kita bertiga dapat jadwal keberangkatan kereta dari Medan pukul 12.30 WIB dan tiba di Binjai pukul 13.02 WIB. tapi jadwal ditiket beda dengan kenyataan dilapangan. Ya sudalah, emang Indonesia banget jadwalnya Jpeople.
Kereta pun datang, dan antara penumpang yang mau turun dan naik berdesakan satu sama lain. Ada beberapa pintu yang terbuka langsung diserbu oleh penumpang termasuk kami bertiga. Begitu dapat kesempatan buat naik kita bertiga langsung naik. Lalu duduk di salah satu tempat duduk yang ada. 15 menit menunggu kereta untuk jalan lagi. Memastikan semua penumpang udah naik. Gw pun nyantai di tempat duduk gw. Nyaman sih tapi puanas banget Jpeople. Kemeja yang gw pake rasanya udah basah dibeberapa bagian. Gak lama setelah itu kereta melaju dengan pelan. Dan selamat untuk Ransel Ijo +62 yang telah merasakan trip pertamanya naik kereta api Medan – Binjai. Bravo Medan – Binjai !!!! *Katrok Kali Bah
Penampakkan tiket dari dekat

Si tiket bareng si Ichsan

Bapak yang periksa tiket kita terus di lobangi

Aktifitas salah satu penumpang di atas kereta api

dan seorang balita pun punya aktifitas sendiri di atas kereta api ^_^
Naik kereta ternyata rasanya sama aja kayak naik gerobak dijalan yang gak begitu rata. Selama perjalanan gw disuguhi pemandangan rumah – rumah yang begitu dekat dengan rel kereta api. Belum lagi ada beberapa petak sawah yang gw temui baru tumbuh. Gak banyak yang bisa gw ceritakan dari perjalanan naik kereta api Medan – Binjai ini Jpeople. Yang bikin perjalanan ini enjoy adalah gak banyak penumpang jadi gak perlu desak – desakan. Cuma ya agak panas aja sih.
Akbar dan Ichsan juga tampak diam sambil menikmati perjalanan. Kami belum banyak ngobrol sejak ketemu jadi masih belum ada oborlan seru yang memecah keheningan saat itu.

Seluruh penumpang yang baru aja tiba di Binjai

Dan ini adalah gaya duduk yang PW buat salah satu penumpang kereta Medan - Binjai ^_^
Gak lama setelah itu kita sampai di Stasiun Kereta Api Binjai. Dan gw baru tahu kalo Stasiun Kereta Api Binjai itu berada di belakang Terminal Kota Binjai. Sampai di Binjai kami bertiga sempat makan siang dulu sebelum kembali ke Medan bertemu dengan Couchsurfer Medan untuk mengexplore spot wisata lainnya.
Dan lanjutannya kayak biasa gw posting dipostingan berikutnya ya Jpeople ^_^

2 comments: